x Pulau Seribu Asri

PT LIB Tegaskan Komitmen Bantu Klub Liga 1 Penuhi Lisensi AFC

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Apr 2025 19:26 292 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Komisaris Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Zainudin Amali, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen membantu klub-klub peserta Liga 1 Indonesia dalam memenuhi standar lisensi klub, baik dari sisi administratif maupun infrastruktur.

Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Rabu (9/4/2025), sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme kompetisi sepak bola nasional.

Zainudin menekankan bahwa proses lisensi klub bukan sekadar formalitas, melainkan hal yang sangat krusial bagi kelangsungan klub di kancah domestik maupun internasional.

“Licensing ini kita enggak main-main. LIB membantu mencarikan jalan keluar agar klub tetap bisa berkompetisi,” ujarnya di hadapan awak media.

Ia juga mengapresiasi peran pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, yang telah memberikan dukungan dalam penyediaan infrastruktur sepak bola.

“Kita tentu berterima kasih kepada pemerintah yang telah membantu menyiapkan lapangan,” tambahnya.

Sebagai contoh kolaborasi yang baik, Zainudin menyinggung kerja sama antara Persib Bandung dan pengelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

“Seperti yang dilakukan Pak Teddy di Persib, beliau bisa membuat kerja sama GBLA dengan Persib selama 30 tahun. Ini bisa jadi model,” jelasnya.

Berdasarkan data PT LIB, pada Mei tahun lalu hanya sembilan dari 18 klub Liga 1 yang berhasil memenuhi dokumen untuk masuk ke dalam sistem Club Licensing Administration System (CLAS) milik Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Klub-klub tersebut di antaranya Bali United FC, Borneo FC Samarinda, Persik Kediri, Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra, menegaskan bahwa pemenuhan lisensi klub juga berdampak langsung terhadap pemberian kontribusi komersial dari PT LIB kepada klub.

“Liga sudah memberikan penekanan sejak musim lalu, bahwa klub yang tidak mendapatkan licensing tidak akan mendapatkan kontribusi komersial. Ini menjadi stimulus agar klub bersungguh-sungguh memenuhi persyaratan,” kata Asep.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa lisensi klub akan menjadi syarat utama bagi klub untuk berpartisipasi dalam Liga 1 musim 2025.

“Musim 2024/2025 ini ibarat SIM. Kalau klub gagal memenuhi salah satu dari lima kriteria lisensi, maka akan dikenai sanksi pengurangan poin di musim depan,” ujarnya.

Lima kriteria tersebut meliputi asas keolahragaan, legalitas, personalia dan administrasi, infrastruktur, serta keuangan. Kelima aspek itu menjadi penentu apakah sebuah klub bisa disebut profesional dan layak berlaga di level tertinggi kompetisi domestik.

Meski demikian, Asep menyatakan bahwa PT LIB tetap memberikan pendampingan kepada klub yang kesulitan memenuhi kriteria.

“Ada saatnya kami bantu, ada saatnya kami harus tegas juga. Meski tidak lolos AFC, ada lisensi nasional yang platform-nya sama. Hanya ada sedikit relaksasi pada beberapa standar,” pungkasnya. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

16 hours ago
17 hours ago
18 hours ago
19 hours ago
19 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!