x Pulau Seribu Asri

Adanya Oknum Kiai Di Bogor Yang Lecehkan Santriwati Di Perjalanan

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Feb 2025 20:23 211 M Ary K

Viralterkini.id, Bogor – Kasus kekerasan seksual kepada anak di lembaga pendidikan kembali terjadi. Kali ini, kekerasan seksual terjadi di salah satu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bogor.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor, Dede Siti Amanah mengatakan peristiwa tidak mengenakan itu menimpa salah seorang santriwati, di mana pelakunya merupakan pimpinan atau kiai pondok pesantren itu sendiri. Perlakuan kekerasan seksual dari pelaku terhadap korban, yakni dengan cara pelaku memeluk, mencium bibir, hingga meraba dada dan bagian anggota tubuh lainnya.

“Pada Rabu, 3 Juli 2024, korban didampingi ibunya datang kepada kami dan menceritakaan kejadian yang menimpa putrinya. Meski lokasi kejadiannya di pondok pesantren wilayah Kabupaten Bogor, tetapi korban ini merupakan warga Kota Bogor,” katanya.

Kepada KPAID Kota Bogor, korban mengaku jika peristiwa kelam itu terjadi pada Desember 2022 lalu. Di mana saat itu, korban bersama empat orang rekannya diajak ziarah bersama pak kiai. Alih-alih mengajak berziarah seperti yang dijanjikan, pak kiai justru mengajak keempat santriwatinya ke tempat pemandian air panas.

“Itu kejadiannya sebelum malam tahun baru. Pelaku ini melancarkan aksinya saat di perjalan dan pulang dari pemandian air panas. Pelaku menciumi korban, meraba tubuh korban dan meraba bagian bawah korban,” ujarnya.

Tak hanya itu, rupanya pak kiai juga sering melakukan perbuatan bejatnya jika kondisi sekitar sedang sepi tak ada orang.

“Korban ini kan suka piket di rumah pak kiai, kalau sedang tidak ada orang, pelaku ini sering merayu dan mencuri kesempatan kepada korban. Pelaku juga sering mengajak korban untuk bepergian berdua,” jelasnya.

Ibu korban mengaku sebenarnya kasus ini sudah coba dia laporkan kepada UPTD PPA Kota Bogor dan KPAD Kabupaten Bogor pada 2023 lalu, karena satu dan lain hal serta terkendala sesuatu, akhirnya ibu korban membawa dan melaporkan kasus ini ke KPAID Kota Bogor. Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Waspada pun menegaskan komitmennya untuk turut mengawal kasus ini.

“Kami intens berkomunikasi dengan KPAID Kota Bogor dan bersama-sama berkomitmen untuk mendorong dan mengawasi proses hukum dari kasus ini” tegasnya. Atas kejadian itu, korban didampingi KPAID Kota Bogor langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bogor dengan nomor lapporan LP/1227/VII/2024/SPKT/RES BGR/ POLDA JBR pada 10 Juli 2024. (ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

15 hours ago
15 hours ago
17 hours ago
17 hours ago
17 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!