x Pulau Seribu Asri

Bencana Hidrometeorologi Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia, BNPB Siaga Penuh

waktu baca 4 menit
Selasa, 25 Feb 2025 11:35 207 Agung

Viralterkini, Jakarta – Sejumlah bencana hidrometeorologi kembali terjadi di berbagai wilayah Indonesia akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Tanah Longsor di Garut, Jawa Barat

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu (23/2) pukul 17.30 WIB menyebabkan tanah longsor di tiga kecamatan: Bungbulang, Pameungpeuk, dan Peundeuy. Bencana ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan menelan korban jiwa.

Berdasarkan laporan sementara, dua kepala keluarga (KK) terdampak dengan total tujuh jiwa. Satu korban meninggal dunia atas nama Anang Kardian, sedangkan seorang warga lainnya, Heni, mengalami luka ringan. Kerugian materiil meliputi satu unit rumah roboh di Desa Bojong, dua fasilitas umum rusak di Desa Pameungpeuk dan Desa Saribakti, serta satu sumber air bersih yang terdampak. Selain itu, akses jalan antara Kecamatan Pameungpeuk dan Cisompet mengalami kerusakan, menghambat mobilitas warga.

BPBD Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Garut telah melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi korban dan pembersihan material longsor menggunakan alat berat. Upaya berkelanjutan dilakukan guna memulihkan akses jalan dan mengurangi risiko bencana susulan.

Banjir di Cirebon, Jawa Barat

BPBD Kabupaten Cirebon melakukan penanganan darurat, terutama evakuasi warga yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Senin (24/2).

BPBD Kabupaten Cirebon melakukan penanganan darurat, terutama evakuasi warga yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Senin (24/2).

Pada Senin (24/2), luapan Sungai Wanganayam dan Sungai Sigranala menyebabkan banjir di Desa Arjawinangun, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Sebanyak 110 KK atau sekitar 330 jiwa terdampak dengan ketinggian air antara 20 hingga 60 cm. Banjir menggenangi 100 rumah, satu fasilitas pendidikan, satu tempat ibadah, serta satu fasilitas kesehatan.

BPBD Kabupaten Cirebon bersama unsur terkait, termasuk TAGANA, BBWS, Babinsa, dan masyarakat setempat, telah melakukan penyisiran wilayah terdampak serta menyalurkan bantuan. Hingga Senin malam pukul 21.31 WIB, banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut. Kebutuhan mendesak bagi warga meliputi air bersih, sanitasi, dan logistik makanan.

Banjir di Sukoharjo, Jawa Tengah

Hujan deras sejak Senin sore (24/2) menyebabkan anak Sungai Bengawan Solo dan Sungai Jlantah meluap, mengakibatkan banjir di tujuh kecamatan: Nguter, Sukoharjo, Tawangsari, Polokarto, Grogol, Baki, dan Mojolaban. Ketinggian air berkisar antara 20 hingga 100 cm, merendam permukiman dan akses jalan.

Sebanyak 370 KK terdampak, dengan 300 KK atau sekitar 200 jiwa mengungsi. BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kabupaten Sukoharjo telah melakukan evakuasi serta menyalurkan bantuan logistik. Hingga Senin malam pukul 21.30 WITA, air belum surut dan tim gabungan terus bersiaga untuk membantu warga terdampak.

Tanah Longsor di Boyolali, Jawa Tengah

Tanah longsor di beberapa titik di Kabupaten Boyolali pada Minggu (23/2) menyebabkan jalur utama tertutup material longsoran. Sebanyak 12 KK terdampak di Desa Kembangkuning, Kecamatan Cepogo, dan Desa Senden, Kecamatan Selo. Kerugian mencakup 13 unit rumah serta lima ruas jalan yang tertutup longsor.

BPBD Kabupaten Boyolali segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor. Upaya penanganan darurat terus dilakukan untuk membuka akses jalan dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.

Banjir di Surakarta, Jawa Tengah

Kondisi banjir luapan Sungai Bengawan Solo merendam permukiman warga di wilayah Surakarta dan Solo Raya, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (25/2) pukul 01.45 WIB.

Kondisi banjir luapan Sungai Bengawan Solo merendam permukiman warga di wilayah Surakarta dan Solo Raya, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (25/2) pukul 01.45 WIB.

Banjir juga melanda Kota Surakarta akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo pada Selasa (25/2) dini hari. Ketinggian air mencapai 40 hingga 120 cm di Kecamatan Pasar Kliwon dan Jebres, menggenangi rumah warga di tiga kelurahan: Sangkrah, Sewu, dan Jebres. Sebanyak 163 KK atau 315 jiwa terdampak, dengan 113 rumah mengalami kerusakan.

BPBD Kota Surakarta mendirikan lokasi pengungsian di bantaran Sungai Bengawan Solo dan mulai mendistribusikan bantuan logistik. Kondisi terkini menunjukkan banjir mulai surut, namun upaya pemulihan masih berlangsung.

Banjir di Pasuruan, Jawa Timur

Hujan deras di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (23/2) menyebabkan Sungai Dermo meluap dan menggenangi permukiman di Kelurahan Latek, Desa Manaruwi, dan Desa Masangan. Sebanyak 201 KK atau sekitar 824 jiwa terdampak, dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 50 cm.

BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Pasuruan telah melakukan assessment serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Pemantauan tinggi muka air Sungai Dermo terus dilakukan guna mengantisipasi potensi kenaikan debit air lebih lanjut.

Imbauan BNPB

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan cuaca dan segera melapor ke pihak berwenang jika terjadi kondisi darurat. Langkah mitigasi, termasuk peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, terus digalakkan untuk mengurangi dampak bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN

WhatsApp Image 2026-01-11 at 14.22.35

INSTAGRAM

13 hours ago
14 hours ago
16 hours ago
16 hours ago
16 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri
error: Content is protected !!