Ilustrasi tambak di wilayah Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Kredit Foto: Pemkab Bekasi Viralterkini.id, Bekasi – Sebanyak 4.000 hektare tambak tidak aktif di wilayah Muaragembong, Kabupaten Bekasi, akan direvitalisasi melalui program pemerintah pusat.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan bahwa revitalisasi tersebut menjadi bagian dari program revitalisasi tambak Pantura Jawa Barat yang dijalankan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan menghidupkan kembali sektor tambak yang selama ini tidak produktif.
Asep berharap revitalisasi tambak dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir Bekasi, khususnya warga Muaragembong yang bergantung pada usaha perikanan budidaya.
“Dengan dukungan revitalisasi dari pemerintah pusat, produktivitas tambak akan meningkat dan lapangan kerja baru akan terbuka. Harapannya, angka kemiskinan menurun dan kesejahteraan masyarakat pesisir semakin membaik,” ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (21/2/2026).
Selain itu, ia menilai program ini dapat memperkuat ketahanan pangan berbasis perikanan budidaya secara berkelanjutan.
Menurut Asep, penataan kawasan tambak yang lebih baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah pesisir. Ia juga berharap revitalisasi tersebut berjalan seiring dengan program pembangunan rumah pesisir dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Jika kawasan tambak tertata dengan baik, maka pertumbuhan ekonomi pesisir akan semakin kuat, apalagi jika didukung pembangunan rumah pesisir,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Ida Mayani, menjelaskan bahwa sebagian besar tambak saat ini masih dikelola secara konvensional dengan sistem tradisional dan penataan lahan yang belum optimal.
Melalui program revitalisasi, pemerintah akan menata ulang kawasan tambak dengan pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi.
“Selama ini nelayan masih menggunakan sistem konvensional. Ke depan, kami akan menerapkan sistem yang lebih modern agar produktivitas meningkat dan perekonomian masyarakat ikut terdongkrak,” ujar Ida.
Program revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor perikanan budidaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Bekasi. (**)


Tidak ada komentar